My newborn Nephew

Kedua Orang tuanya memanggilnya Kenzi sejak masih di dalam kandungan, sedangkan aku langsung memanggilnya Ayyub setelah dia dibawa keluar dari ruang operasi oleh perawat. suka tak suka, mau tak mau.. aku pasti akan terus memanggilnya ayyub. aku mengagumi kesabaran sang nabi, aku juga berharap keponakan nomor 9 ku ini mewarisi kesabaran dan ketaatan yang sama.

Ayyub aka Kenzi adalah bayi mungil yang mengagumkan. lahir pada pukul 15.30 WIB, namun hingga pukul 22.00 WIB dia belum bertemu ibunya, belum pula mendapat asupan minuman atau makanan apapun. pun begitu, dia tampak tenang dan nyaman saja. tidak terdengar suara kerasnya protes atau menangis. bahkan ketika aku berusaha memaksanya untuk minum sedikitpun.. dia tampak tenang saja.

Kenzi aka Ayyub yang sabar dan taat ini lahirnya pada hari sabtu, 12 Desember 2015 atau bertepatan pula dengan 1 Rabi’ul awal 1437 H. matahari sudah tergelincir saat itu yang menandakan berakhirnya 29 safar. bisik-bisik mengatakan bahwa seharusnya dia belum lahir karena akan lebih baik apabila ibunya melahirkan dengan proses alami. namun karena kondisi ibunya kurang percaya diri apabila melahirkan alami yang mungkin akan berakibat pada retina matanya yang minus 5 saat ini. well said, the doctor themselves happy that he’s already set up for delivery just in time.

My dear Kenzi aka Ayyub the patience and obedience one, may Allah loves and protects you through the years till you’re growing up and beyond, aamiin

IMG-20151212-WA0003.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s