Bad Thought

kupikir aku makin hari makin intoleran saja. meskipun cuma dalam pikiran, belum sampai mewujud dalam bentuk aksi apapun (well.. kupikir dengan menulis ini maka aku sudah bereaksi). lantas apa sebenarnya yang membuatku merasa sangat tidak nyaman sekarang?

aku tidak begitu nyaman lagi melihat perempuan-perempuan berpakaian super sexy atau bisa dikatakan nyaris telanjang, di televisi, di facebook atau di majalah/koran. seperti halnya aku merasa tidak nyaman melihat perempuan berjilbab namun pakaiannya super ketat (seperti yang biasa dikenakan oleh saudariku). namun selama ini aku memilih untuk tidak peduli sama sekali, tidak berusaha mengkritik atau menyampaikan pendapatku secara baik-baik. sebab apa? aku memikirkan tentang kenyamanan yang mereka rasakan saat berpenampilan seperti itu. aku juga memikirkan tentang aku yang tidak berhak mempertanyakan motif dan niat perempuan itu saat berpakaian demikian.

lantas, bagaimana dengan perasaan tidak nyamanku saat melihat mereka? mungkin itu masalahku saja…. bukankah setiap muslim dan muslimah diminta untuk menundukkan pandangan dan menjaga dirinya dari hal-hal yang tidak baik dan tidak menyenangkan? maka.. aku lah yang harus mengalihkan pandanganku dari mereka, bukan meminta mereka untuk lebih tertutup. bagaimana bila mereka terus berseliweran disekitarku seperti angin dan asap? apa yang harus kulakukan? aku sebaiknya beristighfar, mengingat Allah SWT, mengalihkan perhatian dengan membaca buku atau melihat foto anak dan keponakanku yang menggemaskan itu.

sering kali aku tidak bisa menahan diri saat mencerca dan menghujat orang-orang yang menurutku sudah berbuat jahat, contohnya para pengambil kebijakan yang tidak memperhatikan kebutuhan rakyat. atau para pemimpin yang mengabaikan kebutuhan rakyatnya. padahal bisa jadi mereka sampai pada keputusan itu karena sudah mempertimbangkan berbagai hal, lalu dihadapkan pada situasi yang tidak menyenangkan sehingga memaksa mereka mengeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan hati nuraninya. aku mencoba berbaik sangka, namun sering tak mampu menahan kecurigaan dan mendebat dengan terbuka demi mendapatkan alasan dan penjelasan yang aku ingin dengarkan. yaa.. yang ingin aku dengar, bukan yang harus aku dengar.

belum lagi perkara aku sering menuduh orang lain salah, bebal, bodoh dan tidak sopan. semuanya aku lakukan dalam hati, terkadang aku ungkapkan lewat kata-kata yang terselubung bahkan terus terang dengan kasar tanpa mempertimbangkan pendapat dan reaksi orang kemudian. aku menilai orang dengan standarku, memahami orang hanya lewat nilai-nilai yang kupegang, berdasarkan pengalamanku semata. padahal semua orang berbeda dan memiliki ragam pemikiran dan pengalaman yang berbeda, belum lagi perkara nilai-nilai yang tertanam dalam dirinya berbeda pula.

masih banyak pikiran-pikiran buruk yang berebut tempat dalam benakku setiap hari. sebagian bisa kuungkapkan dengan mudah, namun lebih banyak yang tidak mampu kuurai dan kubiarkan mengendap. entah nanti berkembang pesat sampai menenggelamkanku. Astaghfirullah, semoga Allah SWT melindungiku dari perbuatan yang sia-sia.

bahwa aku heran mengapa perempuan tidak mau menutup auratnya dan suka pamer pada orang lain, aku sebenarnya bisa belajar dari diri sendiri juga (itu pasal kenapa aku jarang menyuarakan pendapatku soal itu). aku suka melihat wajahku dicermin, aku sering bercermin dan memuji diriku saat berpakaian yang pantas (meskipun sesungguhnya aku bahagia karena berpakaian sesuai dengan keinginanku, aku puas pada diriku sendiri dan tidak peduli apakah mereka memujinya atau tidak). aku sering juga mengambil gambarku sendiri (selfie) tanpa berjilbab saat baru bangun tidur, setelah mandi atau saat aku merasa paling cantik dan ingin jendralku melihatnya. tapi, itu hanya untuk jendralku saja. aku akan menghapus gambar itu segera setelah jendral melihatnya. mengapa? karena aku pikir itu adalah hak-nya. dia boleh melihatku dalam keadaan aku paling bahagia, buruk dan menyebalkan.

jujur saja, kadang-kadang aku merasa bosan dan ingin mengganti PP di facebook, namun karena aku merasa setiap kali melakukannya aku akan mendapat perhatian yang berlebihan dari kawan-kawanku. mereka akan berkomentar dan aku tidak bisa tidak akan membalasnya, sehingga menimbulkan sesuatu dalam benakku juga. kesombongan dan keangkuhan karena begitu banyak orang yang bereaksi dan peduli pada aktifitasku yang tidak penting itu. dan aku merasa bahwa jendralku tidak merasa nyaman dengan itu. aku pun merasakan hal yang sama dengannya pada suatu saat. karena itu aku memilih untuk menahan diri dan tidak mengambil tindakan yang tidak penting itu.

bagaimana dengan orang-orang yang suka mengambil gambar diri lalu mempublikasinya lewat facebook, instagram, twitter atau apapun lah itu medianya. perkarannya dia melakukannya sendiri untuk kepuasan dirinya sendiri semata. tidak pernah mempertimbangkan bahwa belum tentu semua orang nyaman dengan aktifitasnya itu. waaahh… aku juga harus mempertimbangkan bahwa ada banyak orang lain yang merasa senang dengan aktifitas orang lain itu kan? semua bisa ditangani kok. semua bisa diselesaikan tanpa harus menimbulkan konflik.

bila tak ingin diperlakukan buruk oleh orang lain, jangan memperlakukan orang lain dengan buruk.

bila tak ingin melihat aktifitas orang lain, maka jangan mempublikasi aktifitasmu.

bila tak ingin orang menilaimu buruk, jangan lakukan hal-hal yang bisa menyakiti orang lain.

bila ingin orang lain bahagia, pastikan bahwa dirimu merasa cukup bahagia dengan berbagi sesuatu yang membahagiakan.

jangan menilai orang tanpa alasan dan cukup informasi untuk memahami mengapa orang berbuat demikian.

jangan bertindak gegabah dan terburu nafsu, berhati-hatilah dalam mengungkapkan apa yang kau pikirkan dan rasakan, karena tidak semua orang bisa bereaksi seperti yang kau pikirkan.

menahan diri lebih baik daripada menimbulkan kedengkian dihati orang lain.

pikiran-pikiran burukku sebaiknya aku pikirkan sendiri dan tidak kuungkapkan hanya karena dorongan hati yang terkadang tidak aku kuasai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s