My Baby Boy, Daud

aku pikir ini agak mencurigakan, sekaligus membuatku berpikir lebih baik. mudah-mudahan saja semua yang terjadi itu tidak ada kaitannya dan ada hikmah yang dapat dipetik. Insya Allah.

beberapa hari lalu, kakakku yang nomer 2 kehilangan duit. ini bukan yang pertama kalinya dia kehilangan duit dari dompetnya dan di rumah pula lokasinya. sudah berkali-kali dalam jumlah yang tidak sedikit pula (minimal hilang 200rb, pernah sampai 600rb). semua kecurigaan mengarah pada seorang anggota keluarga yang selalu mengelak mengaku. entah karena benar tidak melakukannya atau karena memang benar lihai berdusta. setelah kejadian hilangnya duit tersebut, maka salah seorang adikku nyeletuk “kita bikin bengkok aja tangannya?” yang lain bilang “jangan kita bikin mencret aja”.. aku pikir apapun itu yang penting “kita bikin kapok, dia”.

tak lama berselang, masih dalam hari yang sama, ibu susunya si Daud, merasa ngga enak badan dan akhirnya demam. efeknya adalah my baby boy, Daud lah yang gelisah sepanjang malam. sehingga aku harus mengurungkan niatku nonton siaran langsung semifinal Argentina Vs Belanda demi menungguinya tidur dalam ayunan di ruang tengah. kenapa ngga ditinggal? waahh.. aku salah seorang yang berprinsip bahwa seorang bayi tidak boleh ditinggal tidur sendirian meskipun dia dalam ayunan.

beberapa kali Daud masih bisa tetap menyusu dengan normal meskipun karena dia sering kelaparan yang ditandai dengan geliat tubuhnya dan suara tangisnya yang keras, memasukkan seluruh tangan dalam mulutnya sampai tersedak pula. Alhamdulillah, meskipun ibu susunya sakit, My Baby Boy sama sekali tidak sakit.

tapi hari ini aku dapat telepon dari Emak. mereka terpaksa memberikan My Baby Boy, Daud susu formula bayi. karena ibu susu mengalami masalah pada kelenjar susunya, sehingga payudaranya bengkak dan Daud sama sekali tidak mendapat ASI. apa boleh buat, meskipun aku tidak senang dengan keadaan ini, aku harus menyetujuinya dan sudah pasti harus mengeluarkan biaya tambahan untuk susunya. Insya Allah, aku ikhlas dan mampu memenuhinya sesuai dengan rezeki yang Allah SWT berikan padaku.

aku berpikir tentang hilangnya duit kakakku dengan sakit yang diderita oleh ibu susunya Daud. selama ini semua peristiwa kehilangan duit tersebut selalu mengarahkan tuduhan kepadanya. karena tidak ada yang pernah melihat langsung dan tidak ada bukti yang nyata, maka semata-mata kami berharap pada pengakuan dan berhentinya perilaku buruk tersebut.

tapi, barusan saja aku berpikir tentang keterlibatan salah satu makhluk Tuhan yang sering mendiami rumah muslim di seluruh dunia dari bangsa jin. yaitu jin yang senang mengadu domba dan menimbulkan ketidak harmonisan dalam keluarga sehingga satu sama lain antar anggota keluarga saling curig dan bertikai. mungkin kah makhluk itu lah yang sedang meraja lela dalam rumah kami? wallahu’alam bissawab. aku serahkan semua urusan demikian pada Allah SWT. tugasku adalah berusaha sebaik-baiknya sebagai manusia. saling mencintai sesama keluarga dan menghindarkan mereka semua dari api neraka, Insya Allah.

semoga Allah SWT, memberikan petunjukNya dan menuntun kami di jalan yang lurus. mengangkat derita orang2 yang sakit, membuka mata hati orang-orang yang tersesat, menyehatkan ibu susu Daud dan kedua orang tuaku, menjaga Daud agar dapat tumbuh dengan baik untuk menjadi seorang hafidz dan mujahiddin di jalan Allah SWT, aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s