Becanda

friends…

kita kalau becanda itu kan musti ada bahannya atau objeknya. dan untuk itu semua kita ngga bisa sembarangan becanda dengan orang yang baru kita kenal atau yang sudah lama kita kenal namun tak suka becanda kan?

penting juga dipikirin bagaimana menghadapi orang-orang yang jarang becanda namun sekalinya becanda perlu diantisipasi kegilaannnya. aku punya beberapa teman yang suka becanda, namun candaannya sering sekali tidak bikin segar atau asyik karena candaannya kurang pas dengan suasana atau orang yang dijadikan objek. lalu ada pula teman yang paling jarang becanda, tapi sekalinya becanda bikin ingat sepanjang jaman.

hari ini sebenarnya bukan hari yang tepat untuk becanda, namun apa boleh buat..rasanya setiap ketegangan yg muncul tidak akan selesai dan bikin nyaman hati apabila tidak diselingi candaan. belum lagi soal surat edaran anti duduk ngangkang diboncengan sepeda  motor. segala pro kontra terus bergulir kemana dan dimana saja. sampai ad ayang salah kaprah dan secara ekstrim mengecam. well.. where’s my position? aku memilih untuk becanda saja lah.

becanda dengan orang-orang yang sudah kukenal suka becanda dan punya objek candaan yang sama denganku.

yang jelas, beberapa hari ini aku tidak akan becanda dengan sang jendral yang sedang sangat sangat sibuk dengan proyek yang entah berguna buat masa depan ijab kabul kami dan aku percaya saja. daripada becanda dengan jendral, sebaiknya aku nulis disini dan melanjutkan becanda dengan abang-abang leuser yang dulu tinggal sekampung semasa  kuliah di Kampung Baru aka komplek keraton.

 

8 Januari 2013

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s